rumah-gajah-mungkur-wonogiri

Obyek wisata Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah, kini tidak hanya mengandalkan keindahan alam untuk menarik wisatawan. Mereka mencoba berkreasi untuk memuaskan para wisatawan, terutama para ‘aktivis’ selfie.

Yang terbaru adalah wahana Omah Jungkir, yang berarti rumah terbalik. Di dalam bangunan yang berada di dalam obyek wisata itu, semua perabotnya terpasang serba terbalik. Baru sepekan dibuka, Omah Jungkir menarik minat ratusan pengunjung untuk berfoto dalam rumah tersebut.

Rumah jungkir terdiri dari empat ruang. Tiga ruang memiliki perabot yang terbalik 180 derajat. Satu ruang lagi hanya terbalik 90 derajat. Para pengunjung antre untuk mendapatkan foto terbaiknya.

Ruang pertama adalah sebuah ruang keluarga. Sebuah karpet terhampar di langit-langit. Demikian juga dengan sebuah meja kecil dengan permainan catur. Beberapa bantal hingga laptop menempel di langit-langit.

Ruang berikutnya adalah sebuah dapur. Semua perabotnya juga terbalik, terpasang di langit-langit. Termasuk, sebuah kulkas beserta isi di dalamnya, semua terpasang terbalik. Demikian juga dengan kompor gas, blender serta perabot kitchen set.

Ruangan toilet pun juga sama. Bak mandi, closet duduk hingga ember semua terpasang terbalik. Tentu saja, tidak ada air di dalamnya. Lantai dari keramik justru dipasang di langit-langit.

Ruangan terakhir adalah sebuah warung mie ayam. Berbeda dengan ruang lain, semua perabot terpasang terbalik 90 derajat. Termasuk, semangkuk mie ayam, botol kecap sehingga gerobak mie ayam, semua terpasang terbalik.

Salah satu petugas terlihat sibuk mengatur pengunjung. Dia tidak sekadar mengatur antrean, tapi pengarahkan gaya para pengunjung yang lagi berfoto. “Telapak tangannya menempel tembok, biar seperti Spiderman,” serunya kepada pengunjung.

Untuk memasuki Omah Jungkir, pengunjung hanya membayar Rp 5 ribu. Tarif itu belum termasuk tiket memasuki obyek wisata Waduk Rp 7.600 tiap pengunjung. “Terhitung sangat murah untuk sebuah obyek wisata,” kata Kepala Obyek Wisata Waduk Gajah Mungkur, Pardiyanto, Sabtu 21 Januari 2017.

Dulunya, Omah Jungkir digunakan untuk wahana rumah hantu. “Tapi sepi peminat,” katanya. Pihaknya segera memutar otak agar rumah itu bisa berfungsi lebih baik. “Konsep kami, bangunan ini harus menarik untuk ber-selfie,” katanya.

Salah satu pengunjung, Vivi Novita mengaku sengaja berkunjung ke Gajah Mungkur untuk masuk ke Omah Jungkir. “Penasaran, banyak teman mengunggah foto di dalam Omah Jungkir di media sosial,” kata dia.

Dia berharap pengelola tempat wisata memperbanyak lokasi untuk memenuhi hasrat ber-selfie. “KOnsep-konsepnya juga harus diubah secara berkala,” kata dia.

Iklan